Kaltara

Gubernur Ingatkan Untuk Tulus Ber-kurban

TARAKAN – Tak berubah. Tahun ini, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Utara (Kaltara) melalui Gubernur Dr H Irianto Lambrie kembali menyalurkan bantuan hewan kurban untuk masjid, lembaga dan lainnya dalam rangka merayakan Iduladha 1441 Hijriah/2020 Masehi.

Adapun sumbangan hewan kurban tahun ini untuk dibagikan, yakni yang berasal dari dukungan dana Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemprov Kaltara sebanyak 49 ekor, Panitia Hari Besar Islam Pemprov Kaltara 6 ekor, ditambah 1 ekor sapi bantuan Presiden RI Joko Widodo. “Untuk tahun ini, Sapi Presiden seberat 900 kilogram diserahkan kepada pengurus Masjid Agung Istiqomah, Tanjung Selor, Bulungan,” kata Gubernur saat melakukan penyerahan secara simbolis hewan kurban Gubernur Kalimantan Utara Tahun 1441 H/2020 M di Masjid Al-Ma’arif, Selumit, Kota Tarakan, Minggu (26/7).

Khusus Kota Tarakan, tahun ini Pemprov Kaltara memberikan bantuan 12 ekor Sapi Qurban. Di antaranya, untuk Masjid Al-Ma’arif Selumit, Masjid Al-Miftah Kampung 1, Masjid Jusuf SK Bandara Juwata Tarakan, Forum Komunikasi Perempuan Tidung, Lapas Kota Tarakan, dan lainnya. “Seperti tahun sebelumnya, bantuan hewan kurban Gubernur Kaltara ini disampaikan ke seluruh kabupaten dan kota di Kaltara,” ungkap Irianto.

Disebutkan Gubernur, sedianya, tak ada kesulitan dalam ber-kurban asal ada niat dan keikhlasan. “Ber-kurban adalah sunah muakad, dan sangat dianjurkan untuk berkurban sekali seumur hidup. Dengan niat tulus kita ber-kurban, maka keberkahan dari Allah SWT akan ditambah. Ber-kurban bertujuan untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT. Manusia yang mendekatkan diri kepada Allah SWT akan didengarkan doanya,” ucap Gubernur.

Pada kesempatan itu, Irianto juga mengimbau kepada seluruh masyarakat Kaltara untuk tetap waspada dan disiplin laksanakan protokol kesehatan dalam rangka menangani Covid-19. “Di Kaltara sendiri, Tarakan merupakan daerah yang paling rawan. Dari itu, di masjid atau rumah ibadah lainnya, tetap jaga jarak, pakai masker, sering cuci tangan. Minimal seminggu atau sebulan sekali dilakukan disinfektan,” ungkap Gubernur.

“Terakhir, saya atas nama pribadi, Gubernur dan Pemprov kaltara serta  keluarga saya mengucapkan selamat merayakan Iduladha 1441 Hijriah/2020 Masehi. Mohon maaf lahir dan batin,” timpalnya.

Sebelum beranjak dari Masjid Al-Ma’arif, Irianto juga menyalurkan sumbangan pribadi kepada sejumlah pengurus masjid. Yakni, bantuan masker dan thermogun. Gubernur juga sempat bersilaturahmi dengan sejumlah tokoh masyarakat dan tokoh agama setempat.(humas)

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close
Close