INOVASIKaltara

Penurunan Jalan Agatis Hampir Tuntas, Pesawat Bisa Mendarat dari Dua Sisi

TANJUNG SELOR, pelitanews.co.id – Progres pemotongan bukit di Jl Agatis Tanjung Selor telah sesuai dengan target. Bukit yang sebelumnya cukup mengganggu penerbangan di Bandara Tanjung Harapan, sekarang tidak lagi.
“Terima kasih kepada KPA dan PPK, bukit di Jalan Agatis yang sebelumnya mengganggu telah berhasil diturunkan. Sehingga sekarang pesawat ATR-72 Wings Air dapat mendarat atau take off dari dua sisi,” ujar Dr Suheriyatna, Kepala Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang dan Permukiman (DPUPR-Perkim) Kalimantan Utara, usai meninjau proyek pemotongan bukit itu bersama gubernur Kaltara Dr H Irianto Lambrie, kemarin.
“Semoga tahun depan bisa lebih lancar dan segera perpanjangan runway bandara dengan target 2500 meter dapat terwujud,” tandasnya.
Untuk diketahui, Pemprov Kaltara melalui DPUPR-Perkim) telah mengalokasikan anggaran Rp 2,5 miliar dari APBD 2017 untuk program pemotongan atau penurunan jalan Agatis.
Pemotongan tersebut, ujarnya, untuk mendukung rencana perpanjangan landasan pacu Bandara Tanjung Harapan ke arah kolam buaya (21). “Jadi pemotongan ini, untuk pemantapan aspek safety (keamanan) pesawat mendarat,” ungkap Suheriyatna.
Seperti diketahui, Gubernur Kaltara Dr H Irianto Lambrie didampingi Kepala DPUPR-Perkim Kaltara Suheriyatna melakukan kunjungan ke lokasi pengembangan Bandara Tanjung Harapan, Tanjung Selor, Selasa (19/12) sore. Utamanya pada proyek pemotongan bukit di Jl Agatish.
Dalam kesempatan itu, Gubernur menyebutkan, targetnya sejurus dengan perkembangan wilayah di Kaltara, utamanya terealisasinya KIPI Tanah Kuning-Mangkupadi, Bandara Tanjung Harapan dapat didarati pesawat berbadan besar. Bukan sekedar ATR-72 saja.
Dalam rangka itu, obstacle yang ada di kedua sisi bandara, akan dihilangkan guna memudahkan pesawat yang mendarat di bandara tersebut. Saat ini, yang tengah berjalan adalah pemangkasan perbukitan di wilayah Jalan Agathis. “Ke depan, sembari proses pembangunan KBM, perbukitan di wilayah Gunung Seriang juga akan diturunkan elevasinya,” ujar Irianto.
Semuanya, tegas Gubernur, berproses sesuai aturan, dan tetap berada pada koridor yang tepat. Dimana, komunikasi dengan pihak terkait, utamanya pemerintah pusat terus diintensifkan untuk merealisasikan hal ini.
Gubernur juga menyebutkan, setelah Bandara Tanjung Harapan berkembang sebagaimana yang diimpikan, maka bukan tidak mungkin sejalan dengan perkembangan Kaltara kedepan, akan dibangun bandara lain di wilayah yang lebih representatif untuk menopang pertumbuhan penduduk di ibukota Kaltara tentunya. Hal ini akan menjadi pendongkrak perekonomian Kaltara secara keseluruhan. (*)

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close
Close