Kaltara

LAN dan Pemprov Luncurkan Laboratorium Inovasi

TANJUNG SELOR, pelitanews.co.id – Gubernur Kaltara, Dr H Irianto Lambrie meluncurkan Laboratorium Inovasi Pelayanan Publik (Inovik) yang merupakan program kerjasama antara Pemprov Kaltara dengan Lembaga Administrasi Negara (LAN). Sebanyak 46 program inovasi pelayanan publik yang diluncurkan dari 33 Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltara siap diterapkan.

Peluncuran Laboratorium Inovik antara lain ditandai dengan penandatanganan naskah perjanjian kinerja inovasi antara Gubernur Kaltara dengan para kepala OPD di lingkungan Pemprov Kaltara, disaksikan oleh Kepala Lembaga Administrasi Negara (LAN) RI Adi Suryanto dan Sekretaris Provinsi Kaltara Drs H Badrun.

Gubernur Irianto mengapresiasi semangat Pemprov Kaltara dalam mengembangkan inovasi pelayanan publik. Hal itu, katanya, tentunya berdasarkan kesadaran yang tinggi Pemprov Kaltara terkait dengan upaya memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

“Saya berharap inovasi-inovasi yang ada bisa bermanfaat bagi masyarakat Kaltara,” katanya.

Gubernur mengatakan laboratorium inovasi pelayanan publik merupakan upaya Pemprov Kaltara dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Diakuinya, inovasi adalah hal baru, yang dilakukan pemerintahannya untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. Untuk itu, momentum ini diharapkan tidak sekedar seremonial saja, namun dilaksanakan dengan baik, melakukan monitoring dan melakukan pengendaliannya.

“Saya juga instruksikan segera difotokopi dokumen yang sudah kita tandatangani. Karena ini sama halnya dengan kontrak kerja,” ujarnya.

Disebutkan Irianto, negara-negara maju di dunia merupakan hasil berinovasi, diantaranya Jerman, Amerika Serikat, Inggris, China dan Jepang. Di Indonesia juga banyak daerah-daerah maju karena berinovasi salah satunya Jawa Timur.

“Jadi kita bisa mencontoh dari negara-negara tersebut, di Indonesia sendiri juga inovasinya banyak, seperti teknologi, administrasi, seni, budaya dan lainnya. Kita bisa mendatangi daerah-daerah tersebut dan kita praktekan langsung,” sebutnya. Gubernur menegaskan, akan mengontrol dan mengawas langsung program inovasi tersebut.

“Inovasi pelayanan publik yang akan dilakukan ini untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan pelayanan kepada masyarakat, jadi memang harus turun langsung. Apalagi OPD-OPD yang berhubungan langsung dengan pelayanan publik,” jelas Irianto yang juga menyempatkan membubuhkan tandatangan pelaksanaan inovasi pada banner inovasi.

Sementara itu, Kepala Lembaga Administrasi Negara (LAN) RI Adi Suryanto, mengatakan peluncuran ini merupakan momentum yang bersejarah. Sebab, Pemprov Kaltara memiliki komitmen untuk mengembangkan dan juga menerapkan inovasi-inovasi di sektor publik.

“Dua tahun terakhir ini, inovasi di sektor publik kian tumbuh seperti jamur yang berkembang di daerah-daerah Indonesia. Dan ini harus kita pelihara, seperti inovasi yang terus menerus berkembang dan kemanfaatan dari inovasi itu sendiri semakin lebih baik dan cepat dalam pelayanan,” jelas Adi. Menurutnya, sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk harus terus mengembangkan kreativitas, terobosan-terobosan agar inovasi ini semakin lebih bisa dirasakan.

“Memang kondisi pemerintah daerah beragam, ada yang sudah inovasi itu sesuatu yang menjadi rohnya sehari-hari, tapi ada juga yang masih belajar birokrasi dan seterusnya,” ujarnya.

Namun, Adi meyakini bahwa inilah sebuah proses yang sangat dinamis untuk Kaltara dari inovasi yang digagas 1 dari 1 inovasi itu yang merupakan awal ke depan bukan tidak mungkin akan tumbuh dan masuk inovasi-inovasi baru yang didorong oleh kemanfaatan dan dirasakan oleh masyarakat.

“Saya yakin Kaltara dapat melanjutkan membangun komitmen, menerapkann mempraktekkan dengan dilaunchingnya laboratorium inovasi ini, sehingga betul-betul bisa bermanfaat untuk masyarakat,” katanya. (Humas/pn1)

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close
Close