Kaltara

Yang Besok Mau Daftar CPNS, Perhatikan Persyaratan-Persyaratan Ini

PERJUANGKAN USULAN ASN - Gubernur Kaltara Dr H Irianto Lambrie didampingi Sekprov dan Kepala BKD melakukan audensi dengan Menpan-RB Asman Abnur di Kantor Kemenpan-RB RI di Jl Jend Sudirman, Jakarta,  Selasa (20/06). (FOTO: HUMAS PROV KALTARA)
PERJUANGKAN USULAN ASN – Gubernur Kaltara Dr H Irianto Lambrie didampingi Sekprov dan Kepala BKD melakukan audensi dengan Menpan-RB Asman Abnur di Kantor Kemenpan-RB RI di Jl Jend Sudirman, Jakarta, Selasa (20/06). (FOTO: HUMAS PROV KALTARA)

JAKARTA, lintasbenuanta.com – Mulai besok, Senin (11/09/2017 )  pendaftaran penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) putaran ke-II di 60 kementerian dan 1 pemerintah daerah, yaitu Kalimantan Utara (Kaltara) akan mulai dibuka. Terdapat beberapa hal yang harus diperhatikan oleh pelamar agar proses pendaftaran dapat berjalan dengan lancar.
“Pendaftaran akan dibuka mulai Senin tanggal 11 September 2017 dan ditutup tanggal 25 September 2017,” demikian pengumuman resmi yang ditandatangani oleh Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara) Dr H Irianto Lambrie.
Dijelaskan oleh gubernur, persyaratan pelamaran untuk seleksi CPNS terdiri dari beberapa dokumen yang cukup banyak. Syarat-syarat yang harus dipenuhi berbeda-beda untuk setiap instansi dan jabatan.
Untuk itu, pelamar disarankan untuk menyiapkan seluruh dokumen pokok yang sekiranya sama untuk setiap instansi. “Pelamar bisa menyiapkan dokumen-dokumen tersebut sebelum tanggal pendaftaran,” ujar Irianto yang didampingi Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) M Ishak.
Untuk proses pendaftaran, lanjutnya, akan dilakukan secara online melalui situs BKN (badan kepegawaian nasional). Yakni di sscn.bkn.go.id. Saat mendaftar pelamar harus memasukkan Nomor Induk Kependudukan (NIK), Nomor KK (Kartu Keluarga), dan NIK Kepala Keluarga.
Irianto mengatakan, berdasarkan pengalaman seperti disampaikan panitia, sejauh ini, sering banyak pelamar yang bermasalah saat mengisikan NIK dan nomor KK. Untuk itu, para pelamar diharapkan memastikan NIK dan nomor KK tidak bermasalah. “Kalau bermasalah segera hubungi Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil setempat,” tegasnya.
Mengingat instansi pemerintah yang membuka penerimaan CPNS cukup banyak, diharapkan pelamar benar-benar teliti dalam memilih jabatan yang sesuai dengan latar belakang pendidikan dan keinginan. Di mana, pelamar hanya dapat mendaftar pada satu instansi dan memilih satu jabatan. “Jangan sampai salah memilih! Karena pelamar tidak dapat mengubah pilihan jika sudah mendaftar,” ujarnya.
Ditambahkan, untuk penyerahan berkas lamaran langsung disampaikan ke Kantor BKD Provinsi Kaltara di Jl Durian Tanjung Selor. Waktunya disesuaikan dengan penjadwalan yang ada.
Gubernur menegaskan, sesuatu ketentuan dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Rerformasi Birokrasi (KemenPAN-RB), bagi pelamar yang sudah mendaftar pada penerimaan putaran pertama (Kementerian Hukum dan HAM dan Mahkamah Agung), masih diperbolehkan mendaftar kembali dengan menggunakan account SSCN (Sistem Seleksi CPNS Nasional) yang telah dibuat sebelumnya.
Sementara, apabila terdapat pendaftar pada penerimaan putaran pertama sudah dinyatakan lulus/final,  diminta untuk tidak mendaftar lagi pada penerimaan putaran kedua.
Untuk diketahui, berdasar Surat Keputusan (SK) Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan-RB) Nomor 105 Tahun 2017, tentang Formasi Pegawai Negeri Sipil Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara Tahun Anggaran 2017, Kaltara termasuk dari 61 lembaga pemerintah yang melakukan perekrutan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) gelombang kedua tahun ini.
Kepastian penerimaan CPNS atau Calon Aparatur Sipil Negara (CASN) di lingkungan Pemprov Kaltara, diperkuat lagi dengan dengan Pengumuman Gubernur Kaltara Nomor 810/727/2.1-BKD, tentang Formasi Pegawai Negeri Sipil Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara, Tahun Anggaran 2017.
Dengan kedua keputusan tersebut, membuktikan jika upaya penambahan aparatur pemerintah lewat proses seleksi penerimaan CPNS formasi umum yang diperjuangkan Pemprov Kaltara melalui Gubernur Kaltara Dr H Irianto Lambrie, telah membuahkan hasil.
Tahun ini KemenPAN-RB memberikan kuota untuk kaltaar 500 formasi. Di mana, sebagian besar merupakan formasi dengan jenjang kualifikasi pendidikan Strata 1 (S-1) atau Diploma IV (D-IV). Sisanya, jenjang pendidikan Diploma III (D-III) dan Strata 2 (S-2).
Sementara sesuai jadwal, pendaftaran calon peserta tes CPNS secara online dimulai  pada 11 – 25  September 2017. Selanjutnya, pelaksanaan seleksi kompetisi dasar (SKD) pada 9-20 Oktober 2017. Pengumuman kelulusan secara online bakal disampaikan pada 20 November mendatang. (humas)

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close
Close