EkonomiKaltara

Azerbaijan, Negara Kaya Minyak yang “Lirik” Kaltara

Gubernur Kaltara (kiri) saat dijamu makan malam oleh Dubes Republik Azerbaijan untuk Indonesia, Dr Tamerlan Karayev.
Gubernur Kaltara (kiri) saat dijamu makan malam oleh Dubes Republik Azerbaijan untuk Indonesia, Dr Tamerlan Karayev.

JAKARTA, lintasbenuanta.com – Nama Azerbaijan, mungkin belum terlalu akrab di telinga kita. Negara pecahan Uni Soviet ini memang tidak terlalu besar. Namun dengan mengandalkan kekayaan sumber daya alam (SDA) berupa minyak dan gas bumi, serta hasil pertanian, negara ini termasuk di jajaran negara yang makmur.
Tak hanya di negaranya, kalangan badan usaha dari negara tersebut juga telah melebarkan sayapnya ke berbagai negara lain. Termasuk di Indonesia. Dan Kalimantan Utara (Kaltara) dengan kekayaan potensinya yang tak luput dari ‘lirikan’negara itu untuk berinvestasi.
Minat Negara Azerbaijan untuk bekerjasama dengan Kaltara, disampaikan langsung oleh Duta Besar (Dubes) Republik Azerbaijan untuk Indonesia, Dr Tamerlan Karayev saat menerima
Gubernur Kaltara Dr H Irianto Lambrie di kediamannya di Jakarta, beberapa waktu lalu.
Tak sekedar bekerja sama di sektor budaya dan pendidikan, maupun keagamaan, Dubes Azerbaijan siap memgasilitasi kalangan pelaku usaha dari negara berpenduduk 93 persen muslim itu, untuk berinvestasi di provinsi bungsu di Indonesia ini.
Disampaikan oleh Gubernur Kaltara Dr H Irianto Lambrie, pada Rabu (30/08) malam lalu, dirinya didampingi Sekprov Kaltara H Badrun dan beberapa kepala OPD (organisasi perangkat daerah) tekait, berkesempatan berdiskusi dengan Duta Besar Republik Azerbaijan untuk Indonesia Dr Tamerlan Karayev, yang sekaligus menjajaki peluang kerjasama dengan negara tersebut.
“Kami makan malam dalam suasana yang penuh keakraban di kediaman beliau, sekaligus bersilaturahmi dan berdiskusi banyak hal. Di antaranya, menjajaki kerjasama di beberapa bidang. Seperti pendidikan, kebudayaan, pertanian. Termasuk disampaikan minatnya untuk membawa investor dari negara itu supaya berinvestasi dan membangun industri di Provinsi Kaltara,” ujar Irianto.
Untuk diketahui, Republik Azerbaijan yang memiliki luas wilayah sekitar 86.000 kilometer persegi (km2), dengan jumlah penduduk saat ini sekitar 9 juta jiwa, selama ini diketahui sebagai salah satu negara penghasil minyak bumi dan gas alam terbesar di dunia. Indonesia menjadi salah satu pengimpor Migas dari negara yang berada di bagian Eropa dan berbatasan dengan Asia tersebut. Yaitu sekitar 6 persen dari kuota ekspor migas di negara itu.
Tak hanya Minyak dan Gas Bumi, Azerbaijan ternyata juga merupakan negara agraris, yang menghasilkan berbagai jenis buah-buahan, kapas dan komoditi pertanian lainnya.
Dengan pendapatan per kapita USD 2,600, atau bisa dikategorikan sebagai negara yang cukup makmur ehidupan ekonomi masyarakatnya.
Irianto mengatakan, dari diskusi dengan Dubes Azerbaijan, dicapai beberapa hasil positif untuk kemajuan Kaltara. Di antaranya, Dubes Azerbaijan sepakat agar Pemprov Kaltara akan menyampaikan proposal perjanjian kerjasama yang saling menguntungkan antara kedua belah pihak.
Tak hanya itu, lanjutnya, Dubes Azerbaijan juga menyatakan rencana untuk berkunjung ke Kaltara, sekaligus membantu mempromosikan investasi di Kaltara terhadap kalangan pengusaha dari negara pecahan Uni Soviet tersebut. Terutama di bidang agro industri, kilang minyak, dan kerjasama di bidang pendidikan, pertanian dan kebudayaan.
“Dubes Azerbaijan juga menyatakan akan melaporkan hasil diskusi dengan Gubernur Kaltara ini, kepada Presidennya. Untuk mencari peluang bantuan dalam rangka turut serta mendukung upaya percepatan pembangunan Kaltara. Terutama di bidang pendidikan dan keagamaan,” ujarnya.
Dikatakan, diskusi dan silaturahmi antara gubernur Kaltara dengan Dubes Azerbaijan berlangsung sangat produktif dan penuh persaudaraan serta keramahtamahan. “Saya dan Dubes merasa gembira dapat saling berkenalan dan sekaligus akan menindaklanjuti silaturahmi ini dengan kerjasama yang lebih konkrit di masa yang akan datang,” kata Irianto. (humas)

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close
Close